Logo BeritaKini
bolt Terkini
DAERAH

Tatang Kusnawan Dilantik Sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)

EPI SAEPULOH

EPI SAEPULOH

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:31 WIB

Tatang Kusnawan Dilantik Sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
Foto: Tangkapan Layar-RI Rabu,(10/06/2026)

Bandung,(RI)-Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, Rabu (10/6/2026), di Rumah Dinas Bupati Bandung.


Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan organisasi pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas kinerja perangkat daerah, serta mempercepat realisasi program pembangunan Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas.


Tatang Kusnawan,yang sebelumnya menjabat Kepala BKPSDM, dilantik sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sementara itu, Erwan Kusuma Hermawan, yang sebelumnya memimpin Bapenda, kini dipercaya mengemban tugas sebagai Inspektur Daerah Kabupaten Bandung.


Dalam arahannya, Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS menegaskan bahwa pelantikan dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika pemerintahan. Menurutnya, setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab.


“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bandung, saya mengucapkan selamat kepada bapak dan ibu yang dilantik hari ini. Jabatan yang diemban bukan sekadar posisi, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,”ucapnya.


Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar mampu menjaga kepercayaan publik dengan menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan komitmen terhadap pelayanan masyarakat.


DS juga meminta para pejabat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan tugas barunya. Menurutnya, masyarakat tidak ingin melihat proses birokrasi yang lamban, melainkan menunggu hasil kerja nyata yang dapat dirasakan secara langsung.

“Saya minta jangan terlalu lama beradaptasi. Hari ini dilantik, hari ini juga harus mulai bekerja. Masyarakat menunggu hasil kerja kita,” tegasnya.


Lebih jauh,DS menekankan pentingnya perubahan pola pikir birokrasi menuju pemerintahan yang lebih responsif, inovatif, dan berorientasi pada solusi. Ia meminta seluruh pejabat meninggalkan budaya birokrasi yang berbelit-belit serta mengedepankan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.


“Tunjukkan kepemimpinan yang mampu menginspirasi, mampu menghadirkan solusi, dan mampu membawa perubahan positif di perangkat daerah masing-masing. Jangan sampai masyarakat dipersulit oleh birokrasi yang panjang,” katanya.


Menurut DS, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya aparatur pemerintah. Karena itu, rotasi dan mutasi jabatan bukan hanya sekadar perpindahan posisi, melainkan bagian dari strategi untuk menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat demi mencapai target pembangunan daerah.


Melalui pelantikan ini, Bupati berharap para pejabat yang mendapat amanah baru dapat memperkuat sinergi antarperangkat daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, bersih, profesional, dan berintegritas.


Yang terpenting adalah bagaimana kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jabatan adalah sarana pengabdian, bukan sekadar kebanggaan. Karena itu bekerjalah dengan hati, penuh tanggung jawab, dan berikan yang terbaik untuk Kabupaten Bandung.***

ES/RI



 

Bagikan Berita Ini